THICK AS BLOOD THICK AS BLOOD is a very proud hardcore band from Miami, FL. Formed in '04, more focused sound. They released their debut album " Moment Of Truth" in '07, toured the states numerous times including Canada sharing stages with the likes of Madball, Terror, Bleeding Through and much more. "Embrace" is the much anticpated follow-up to their debut "Moment Of Truth" which finds THICK AS BLOOD evolving into a much heavier, faster and more brutally honest band.. Drums were recorded at Nuthouse Studios, Hoboken, NJ. "Misery Loves Company" incorporates a whole new melodic side of T HICK AS BLOOD "Embrace" also includes a special surprise that showcases another musical side of THICK AS BLOOD but still keepin' it street. eulogyrecordings Loading... 170,093 |
hardcore city
Rabu, 30 Maret 2011

REASON TO DIE (RTD) adalah sebuah band hardcore asal kota Jogja (YKHC). Keseluruhan anggota RTD yang Straightedge tidak membatasi mereka dalam berinteraksi dan berteman denganorang-orang lain yang non-SxE. Sikap tegas yang kadangkala ditampilkan hanyalah sebuah sikap nyata untuk menjaga komitmen yang dipercayainya sampai mati. Nice music, nice people, fun interview. Check it out!
Hai temen-temen REASON TO DIE (RTD).. Apa kabar. Boleh minta waktunya untuk interview ya... Hehe!
Hai juga, Nu… Kita baek-baek…Gimana kamu? (Baik juga, brothers! Red)
Bisa dijelaskan sedikit bagaimana awal terbentuknya RTD hingga sekarang?
Virul: Well… Here we go.. Pada pertengahan tahun 2006, saya dan teman-teman yang sama-sama menyukai hardcore berniat utk membentuk sebuah band. Pertama kali band kita bernama FIGHTxBACK. Akan tetapi karena ada band yang bernama sama, akhirnya kita merubah nama menjadi REASON TO DIE , yang mana ini adalah nama band HC/metal saya waktu masih kuliah. Dengan family formation awal: saya sendiri Virul-vokal (ex-CHUCKY, COMPLETE IDIOT, SILENCED), Topan aka Plengeh-gitar (ex-MORNING STRESS, FIRST KIDS, SILENCED), Bendhot-drum (ex-BABY SEXY, FIRST KIDS), Anwar-bass (ex-THE ALLISON, FIRST TIME). Pada tahun 2009 karena sesuatu kepentingan -mengejar cita2,hehehe!- Anwar memutuskan untuk keluar dari band, dan masuklah Tyard menggantikan Anwar pada posisi bass. Dan sampai saat ini formasi ini tetap bertahan.
Jam terbang RTD semakin hari semakin tinggi, bagaimana kalian membagi waktu antara latihan, membuat lagu, manggung, dan kegiatan sehari-hari?
Bendot: Wuahhhh... Susah karena menurutku tidak ada keseriusan masing-masing personel,.. Lagune kui-kui trus. Malah curhat iki, hahaha!! (Virul: Termasuk le omong, gawe lagu mesti lali, hahahaha!)
Virul: Hahahahaaa,, ini masalah yang menghantui kami dan menjadi hambatan kami saat ini. Stres dah bagi waktunya. Hahahaha!
Tyard: Yapp yappp, haha! Ini yang memang harus dijadikan konsekuensi bagi kita ,terutama dalam pembagian waktu. Hehe!
Topan: Sederhana aja sih, selama jadwal disesuaikan dan dikomunikasikan satu sama lain biasanya bisa sinkron antara band dan kegiatan sehari-hari, maklum ada jadwal kerja yang gak bisa ditinggalkan.
Apa saja influens RTD dalam bermusik? Dan apakah influens dari masing-masing personilnya?
RTD sendiri memiliki banyak influence. Tapi yang paling mendominasi adalah CAST ASIDE, EARTH CRISIS, CDC, xBISHOPx, THROWDOWN, 25 TA LIFE.
Virul: CAST ASIDE, EARTH CRISIS, CDC, HI-STANDARD, TOTALFAT, SHUTDOWN, STRENGTH TO STRENGTH, BAKUHANTAM, STRONGER THAN BEFORE, KILLED ON JUAREZ, BESTIALITY, MORNINGSICK, ENEMY OF THE STATE (RIP).
Bendot: CAST ASIDE, TERROR, CDC, RAMALLAH, xTYRANTx, WOJ maknyus oke banget, DASHBOARD CONFESSIONAL juga yoi..Hahaha! Lokal aku suka STRENGTH TO STRENGTH, BAKUHANTAM, STRONGER THAN BEFORE, KOJ, STRIDE OFF, SOMETHING WRONG.
Tyard: THROWDOWN, CDC , HATEBREED, xBISHOPx
Topan: Basically, kalau saya sih cenderung dengar banyak jenis musik, saya suka THE ATARIS, HEAVEN SHALL BURN juga suka tapi ada beberapa band yang saya dengar dan ikuti progressnya secara intens, misalnya SHAI DULUD, CDC, juga THROWDOWN, tapi cuma beberapa album tertentu yang menyita perhatian saya
Bagaimana kalian mendeskripsikan musik RTD?
Virul: Harkor piknik!!! Hahahaha! Menurutku RTD memiliki karakter hardcore fused metal, dengan sedikit comedy gangsta rap, dan kami menyebutnya FREESTYLE HARDCORE.
Tyard: Haha! Harkor komedi dab! Wkwkwkwk!! Hmm, yap Freestyle Hardcore!
Topan: RTD itu gabungan dari influens masing-masing personelnya, simply said -menurut saya pribadi- it's such a blending of some beatdown hardcore meets modern hardcore.
Di Facebook pun pernah ada kasus beberapa orang yang sellout dengan sengaja memamerkan foto-fotonya yang menunjukkan bahwa ia sudah tidak Straightedge lagi (misal: sambil merokok / minum alkohol) namun sambil memakai kaos “Straightedge”. Bahkan ada sebagian kecil orang yang dengan menggunakan account name semacam “SxE”, “Positive”, dsb, namun mereka dengan sengaja memajang foto-foto sambil merokok / minum alkohol. Dan yang gawatnya lagi beberapa dari mereka tergolong orang yang sudah cukup lama di scene. Bagaimana menurut kalian?
Virul: Hahahahaha…kui mung wong ra dong, Nu!!! Hehe! I have no respect for them!!! Tanpa mereka sadari, kalo mereka sadar dan tahu atau lama di scene, berarti yo goblok tenan. Haha! Mereka mempermalukan diri mereka sendiri!!
Bendot: Sempat rame-rame di FB ada anak memakai nama di awal dan akhr bertandakan X pastinya dia mengklaim dirinya seorang Straightedge dan parahnya lagi terpampang jelas di fotonya dia sedang merokok. Ngisis tenan! Tanpa basa-basi hujatan, makian tertuju, nah itu gambaran di dunia maya. Tapi gawat lagi bila itu ortang lama di scene, huahhhhh kalo orang jawa bilang KUWI WONG EDIAN...!!
Tyard: Itu hanyalah orang-orang yang tidak mengetahui tentang Straightedge, kebodohan mereka sendiri yang bakal membuat diri mereka sendiri malu.
Topan: Kalau menurut saya sih masih banyak teman-teman kita yang beranggapan bahwa Straightedge itu sesuatu yang harus dibanggakan, entah mereka tahu pasti atau tidak sama sekali ttg esensi dari hal yang mereka komit itu, dan bagi saya komitmen untuk menjalani pilihan sebagai Straightedger itu bukan pilihan sementara, atau bahkan pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan. Sebenarnya sih terserah mereka kalau mengeklaim dan melakukan hal-hal seperti di atas, tapi menurut saya hal itu sangat tidak perlu, selain buang-buang waktu juga mempermalukan diri sendiri, dan untuk being positive itu tidak perlu habis-habisan mengklaim. Dan, benar atau salahnya relatif, masing-masing punya tolok ukur dan penilaian yang berbeda.
Tolong sebutkan beberapa band YKHC yang kalian rekomendasikan untuk dilihat atau didengarkan…
Virul: Banyak sekali band YKHC yang potensial. Saya merekomendasikan BAKUHANTAM, STRONGER THAN BEFORE, LASTTIME, BREAK INSIDE, THIS HEART, FIRT TIME, xLIFETIMEx, THROUGHOUT, STRIDE OFF, FIGHT ALONE TODAY, HANDS UPON SALVATION, SOMETHING WRONG, dan SERIGALA MALAM.
Bendot: BAKUHANTAM, STREGNTH TO STRENGTH, STB, STRIDE OFF, THROUGHOUT, THIS HEART, HUS, SOMETHING WRONG, FIRST TIME.
Tyard: Yang saya rekomendasikan BAKUHANTAM, THIS HEART, xLIFETIMEx , STRONGER THAN BEFORE, FIGHT ALONE TODAY, SOMETHING WRONG, dan SERIGALA MALAM.
Topan: THIS HEART, STRONGER THAN BEFORE band oldschool hardcore kawakan, vokalisnya apalagi hehe!! (Nek vokalis STB ora mung kawakan, tur wis simbah-simbah. Haha! Piss, Cenk! Red) BAKUHANTAM, xLIFETIMEx, SERIGALA MALAM, dll. Banyak kok yang bisa dikulik.
Terima kasih atas waktunya. Sukses terus buat kalian semua dan REASON TO DIE tentunya… True till fucking death, brothers! Virul: Sama-sama Nu…sukses selalu juga buat kamu dan BETTERDAY… Always stay XXX.. (Siaaap!! Thanx! Live true or die trying! Red)
Welcome to Betterday Zine
BETTERDAY ZINE adalah sebuah media alternatif (independent magazine) seputar gaya hidup Vegan, Straightedge, dan scene hardcore/punk yang versi cetaknya telah lahir sejak tahun 2001. Hingga kini Betterday sudah mencapai edisi #24. Edisi #25 akan terbit pertengahan bulan April 2011. Esai/artikel di blog ini adalah beberapa highlight dari tulisan yang pernah diterbitkan di versi cetak, ditambah beberapa esai/artikel yang sifatnya updated serta beberapa lainnya yang tidak dimuat di Betterday versi cetak. Untuk info apapun seputar Betterday zine, silakan email ke: betterday_zine@yahoo.com

Artikel Favorit!!
Interview with xDECLARATIONSx

Bagi kamu yang belum pernah dengar, DECLARATIONS adalah sebuah band Straightedge asal Rochester, New York. Klik di gambar untuk membaca interviewnya.

Interview with SERIGALA MALAM

SERIGALA MALAM adalah sebuah band toughguy hardcore New York style dari Jogja yang jam terbangnya gila-gilaan. Klik di gambar untuk membaca interviewnya.

Interview with xEYE OF JUDGMENTx

xEYE OF JUDGEMENTx adalah sebuah band Vegan Straightedge Militan asal Belanda. Baca interviewnya dengan mengklik pada gambar.

Interview with xBRAVEHEARTx

xBRAVEHEARTx adalah sebuah band oldschool Straightedge Jakarta yang sudah cukup lama malang-melintang di scene hardscore. Klik di foto untuk membaca interview lengkapnya.

Interview with xKINGDOMx by Overture Zine

Interview xKINGDOMx (sebuah band Vegan Straightedge aggressive hardcore yang 'keras' asal Philadelphia) oleh OVERTURE ZINE. Klik di bagian gambar dan baca interview lengkapnya!!!

Interview with NOT FOR SALE

NOT FOR SALE (N4S) adalah band krishnacore asal Filipina. Klik di gambar untuk membaca interview lengkapnya!

Straightedge Tidak Ekslusif

Pilihan menjalani Straightedge seringkali menimbulkan beberapa pertanyaan dari sebagian orang di dalam scene. Beberapa pertanyaan yang sering terlontar adalah “Buat apa kamu mengklaim diri segala?”, atau “Cukuplah kamu berhenti ngerokok atau minum alcohol, tapi nggak perlu menjadi Straightedge.” Baca selengkapnya dengan mengklik pada gambar.

hc trhowdown
Throwdown, tightly coiled, is squeezing the world for the kill and poised to sink their collective fangs into the backbone of American metal. Rising from the underground world of the do-it-yourself hardcore scene with a recipe made up of Pantera, Machine Head, Sepultura and early Metallica, their mission is boldly proclaimed both on the stage and on record.
Their targets? The vacuous mainstream, the fashionable phonies in the "scene," and the wannabe tough guys who hop just as eagerly from trend to trend while swearing their supposed loyalty to "keeping it real."
With their values intact and their pride holstered at their sides, Throwdown have issued ultimatum after ultimatum with empowering, venom-fueled songs. Liars and fakes, move aside, or be crushed.
Throwdown destroyed the second stage on Ozzfest. Owned the inaugural Sounds Of The Underground. Headlined a stage on Vans Warped Tour.
As seen at venues across the globe on tour with Killswitch Engage, Korn, Machine Head, As I Lay Dying, Lamb Of God and In Flames, as well as on their own “Scum Of The Earth” headlining tour with Soilwork, Throwdown threaten to unleash their most fully realized work yet with Deathless.
Scheduled for release in 2009, Deathless follows Throwdown’s most powerfully diverse offering, Venom & Tears, which critics hailed as the best effort from a band Revolver Magazine has called part of “the future of metal.” The record delivered on the promise hinted at by the full-on contempt for defeat and strength through adversity championed on classic Throwdown albums like Vendetta
Their targets? The vacuous mainstream, the fashionable phonies in the "scene," and the wannabe tough guys who hop just as eagerly from trend to trend while swearing their supposed loyalty to "keeping it real."
With their values intact and their pride holstered at their sides, Throwdown have issued ultimatum after ultimatum with empowering, venom-fueled songs. Liars and fakes, move aside, or be crushed.
Throwdown destroyed the second stage on Ozzfest. Owned the inaugural Sounds Of The Underground. Headlined a stage on Vans Warped Tour.
As seen at venues across the globe on tour with Killswitch Engage, Korn, Machine Head, As I Lay Dying, Lamb Of God and In Flames, as well as on their own “Scum Of The Earth” headlining tour with Soilwork, Throwdown threaten to unleash their most fully realized work yet with Deathless.
Scheduled for release in 2009, Deathless follows Throwdown’s most powerfully diverse offering, Venom & Tears, which critics hailed as the best effort from a band Revolver Magazine has called part of “the future of metal.” The record delivered on the promise hinted at by the full-on contempt for defeat and strength through adversity championed on classic Throwdown albums like Vendetta
Find our brand new CD Empire this Tuesday Oct 12th across the country at Best Buy and FYE. You can also find Empire at your favorite local indie music retailer like Newbury Comics in the New England area as well as these other supportive stores:
Zia Records Arizona / Nevada
Dimple Records California
Rasputins California
Independent Records Colorado
Bull Moose Music New England area
Hastings Texas
Silver Platters Washington (the State)
The Exclusive Wisconsin
You can also purchase a digital copy at: iTunes and Amazon (digital & physical product both available)
hcXpride
Gosip
Jadikan Teman | Kirim Pesan
Apa Kabar YKHC?
YKHC, atau Yogyakarta Hard Core adalah sebuah bendera yang dikibarkan musisi dan simpatisan aliran musik hardcore (HC). Mereka biasa di sebut sebagai HC Kids. Siapa saja mereka dan apa sepak terjang yang telah dilakukan? Simak liputan lengkap bersama AgHUS, owner Diorama Records (label record independent, khusus anak-anak HC dan Metal) dan Nanu, musisi HC sekaligus editor free zine Betterday.
Namun sebelum itu, ada dua hal yang perlu diketahui dari movement HC Kids Jogja. Yakni Realino, lapangan olah raga milik Universitas Sanata Dharma, Mrican Jogja. Lapangan ini biasa digunakan HC Kids dan Punkers Jogja berkumpul. Lalu hal penting lainnya adalah, New Vision Brotherhood, sebuah komunitas khusus HC Kids.
AgHUS menuturkan, jauh sebelum ada lapangan Realino, tepatnya di tahun 1997, Jogja sudah memiliki 3 grup band hardcore yang lumayan nendang, yaitu Sabotage, Something Wrong dan Diphterium Hate. Mereka bisa juga disebut gelombang pertama HC di Jogja
“Nah Sabotage inilah yang memiliki kedekatan dengan nama Realino. Saat itu, bukan hanya anak-anak HC saja yang kerap nongkrong di Realino, tetapi juga termasuk komunitas punk Jogja,” paparnya.
Hingga di tahun 1999, munculah nama New Vision Brotherhood (NVB) yang didirikan enam grup band hard core Jogja (gelombang ke dua). NVB muncul bertepatan dengan bubarnya Sabotage dan Diphterium Hate.
The founding fathers NVB antara lain Last Moment, Dapperheid, Second Thoughts, Frontal, Destruct dan Torment Inside.
Misi mereka cukup mulia, mengangkat nama Jogja agar muncul di peta HC Indonesia. “Apalagi, band-band di gelombang awal, kecuali Something Wrong, sudah pada bubar. Nah, kehadiran NVB ini untuk menunjukkan HC di Jogja belum mati,” kata Nanu.
Meski sempat dituding sebagai komunitas sok eksklusif, dan sok tampil beda, NVB tetap setia pada visi-misi awal mereka. Yakni memajukan scene Hard Core di Jogja.
Diantaranya, rutin menyebarkan informasi dan propaganda melalui media mereka, yakni Fightback! Zine. Sebuah media komunikasi dengan scene HC di seluruh Indonesia, bahkan lintas genre.
Dari NVB, lahirlah sebuah event musik yang dikhususkan bagi HC Kids, yakni One Family One Brotherhood (OFOB). Event ini pertama kali digelar, 23 Juli 2000 di Gedung Serbaguna Gabusan, dengan menampilkan 28 grup band.
Setahun kemudian, disebabkan alasan internal, NVB akhirnya membubarkan diri. Itu terjadi selang beberapa waktu ketika OFOB #2 digelar (2001). Kala itu, menurut AgHUS dan Nanu, scenes di Jogja tengah dijerang emosi. Scene Metal bersinggungan dengan scene Punk, HC juga demikian.
Toh, bubarnya NVB tidak menyurutkan semangat awal. Fightback! Zine tetap rutin diterbitkan, dan OFOB masih digelar.
Sekadar informasi, OFOB merupakan event berpengaruh untuk melongok sejarah HC movement di Jogja. “Nama YKHC tidak akan sebesar ini, jika tidak ada OFOB sebagai tulang punggungnya,” cetus AgHUS, yang juga tercatat sebagai editor Fightback! Zine.
Kendati demikian, alih-alih menghidupkan kembali NVB, atau membuat tongkrongan baru, AgHUS dan Nanu berpendapat, lebih baik memastikan YKHC tidak sekedar menjadi catatan sejarah, tetapi tetap membuat sejarah apapun wadahnya.
Jump to: navigation, search
Hatebreed | |
---|---|
Hatebreed live at 2009's Decimation of the Nation Tour. | |
Background information | |
Origin | New Haven, Connecticut, United States |
Genres | Metalcore Groove metal Hardcore Punk |
Years active | 1994–present |
Labels | Victory, Stillborn, Universal, Roadrunner, Koch |
Associated acts | Icepick, Kingdom of Sorrow, Ringworm, Blackened |
Website | www.hatebreed.com |
Members | |
Jamey Jasta Wayne Lozinak Frank Novinec Chris Beattie Ma |
Langganan:
Postingan (Atom)